A Risk...

Posted by Imam Syahuri Gultom on 6:55 PM

Hidup memang menawarkan beragam warna-warni kehidupan. Tinggal kita pandai-pandainya memilihnya, yang sebenarnya kita bebas untuk melakukannya dan bukan karena paksaan ataupun berbagai alasan yang melatarbelakanginya. Tentunya hal ini kita harus mendudukkan diri pada hal yang jernih (objektivitas) bukan terkait oleh emosi kita sendiri.
Perlu diakui memang hidup selalu penuh dengan pertimbangan-pertimbangan yang bisa berkenaan dengan kita sendiri ataupun orang lain. Setiap keputusan kita tentu berkait pada orang lain juga selain kita sendiri. Setiap keputusan selalu mengandung resiko.

Ini sudah jelas dan pula resiko tidak bisa kita hindari sedikitpun, karena resiko selalu menempel pada keputusan. Hal penting dari itu adalah bagaimana kita bisa meminimalkan, mengalihkan atau menunda resiko pada saat yang tepat dalam keputusan kita.

Resiko disini bukan berarti hanya dampak (effect) negatif dari apa yang kita kerjakan, akan tetapi segala apa yang terjadi setelah aksi kita lakukan yang timbul secara bersamaan (simultan) atau sesudahnya.

Kemampuan kita dalam mengelola resiko tidak lepas dari pengalaman dan kecakapan menyikapinya. Semakin capable kita menempatkan dan menghasilkan keputusan maka akan semakin ringan menyelesaikan masalah serta mudah kita mencapai tujuan yang kita inginkan, begitu sebaliknya.

Seseorang yang baik ketika dihadang berbagai masalah dan dituntut untuk memecahkannya selalu memikirkan resiko-resiko yang timbul ketika memutuskan/memecahkan masalahpmasalah tersebut. Tidak seperti orang gegabah yang selalu tergesa-gesa dalam memutuskan masalahnya. Tidak berpikir panjang dalam menimbang resiko-resiko.
Alangkah baiknya kita berpikir jernih, tidak tergesa-gesa, objektif dan bijak dalam memutuskan segala sesuatu yang menimpa kita.